Wednesday, March 17, 2021

Kenali Jenis-Jenis Kertas yang Digunakan untuk Mencetak Dokumen

Tak hanya harus mengenal beragam merk printer Indonesia, kita juga harus berkenalan dengan beragam jenis kertas yang saat ini digunakan dalam industri printing. Seperti diketahui, setiap produk cetak biasanya membutuhkan kertas yang berbeda. Misal, kertas yang digunakan untuk mencetak foto tentu saja akan berbeda dengan kertas yang digunakan untuk mencetak dokumen biasa. Karena itulah, dengan semakin majunya dunia digital printing, kita juga harus kenal dengan beragam jenis kertas yang digunakan.


Nah, di bawah ini adalah beberapa jenis kertas yang umum digunakan untuk mencetak, di antaranya:


1.      HVS


Ini adalah kertas yang paling umum digunakan. Tekstur kertasnya tidak terlalu halus dengan warna putih di kedua sisinya serta memiliki gramasi yang cukup tipis, yakni 70gr, 80gr, dan 100gr. Biasanya kertas HVS digunakan untuk keperluan mencetak dokumen, surat, dan juga keperluan fotocopy.


2.      Blueswhite atau BW


Jenis kertas ini cukup tebal sehingga sering digunakan untuk mencetak kalender duduk, kartu nama, sertifikat, dan lain sebagainya.


3.      BC


BC juga disebut dengan kertas manila. Jenis kertas ini memiliki permukaan yang halus dengan warna dasar yang beragam. Biasanya kertas jenis ini digunakan untuk mencetak kalender, sampul buku, kartu nama, undangan, dan lain sebagainya.


4.      Buffalo


Kertas ini biasanya digunakan sebagai cover buku, baik itu note, agenda dan lain sebagainya. Tekstur dari kertas buffalo sendiri terbilang cukup kasar dan cukup tebal karena itulah sering digunakan sebagai cover buku.


5.      Concorde


Kertas satu ini biasanya digunakan untuk mencetak kartu nama, kartu undangan atau sertifikat. Tekstur dari kertas ini bergelombang dan berserat garis serta lebih tipis sehingga mudah dilipat.


6.      Stiker bontak
Kertas stiker ini seperti kertas biasa namun memiliki daya rekat yang cukup kuat di bagian belakangnya. Meski begitu, kertas jenis ini tidak tahan air sehingga mudah robek. Biasanya, kertas stiker ini digunakan untuk poster, stiker kemasan, stiker label, dan lain-lain.


7.      Stiker HVS


Kertas stiker satu ini berbahan dasar kertas HVS. Permukaan dari kertas stiker ini cenderung halus dengan perekat yang kuat di bagian belakangnya. Kekurangannya sendiri tidak tahan air. Umumnya, kertas jenis stiker ini cocok digunakan untuk media dengan permukaan datar.


8.      Art Paper


Kertas satu ini memiliki permukaan yang licin dan halus di kedua sisinya. Jenis kertas satu ini memiliki ketahanan yang cukup baik jika terpapar sinar matahari atau terkena air.
Penggunaan art paper ini biasanya dibedakan berdasarkan gramasinya. Misalnya, kertas ukuran 120gr dan 150gr cenderung digunakan untuk amplop, flyer, kupon, brosur, dan lain-lain; sedangkan ukuran 210gr dan 260gr biasanya dipakai untuk mencetak kartu nama, poster, undangan, kalender, map, dll; sementara itu ukuran 310gr umumnya digunakan untuk mencetak sertifikat, map, hang tag, name tag, dan lain-lain.


9.      Matt paper


Permukaan dari matt paper mirip dengan art paper, bedanya terletak pada tampilan yang cenderung lebih semi-doff. Biasanya, matt paper sering digunakan untuk mencetak majalah, brosur, flyer, poster, dan lainnya.


10.  Glosy


Kertas satu ini mirip kertas foto dengan permukaan yang mengkilap. Jika dibandingkan dengan kertas foto, kertas glossy memiliki harga yang lebih murah.


Itulah beberapa jenis kertas yang sering digunakan dalam industri printing. Dengan mengetahui beragam jenis kertas di atas, Anda pun jadi kian mudah untuk memilah mana kertas yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

0 comments:

Post a Comment